PT Leo Investment akan Jual Dua Anak Usaha

IPOT NEWS

Tuesday, December 11, 2018       16:10 WIB

Jakarta – PT Leo Investment Tbk  (ITTG) akan melakukan divestasi saham senilai                  Rp30 miliar dan penyertaan saham senilai Rp28,9 miliar.
Perseroan melakukan perjanjan penyertaan saham di PT Sarana Investment untuk 978 saham baru dengan nilai nominal Rp1 juta per saham atau sebesar Rp978 juta dengan nilai penyertaan saham sebesar Rp28,978 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (11/12/2018). Sedangkan untuk rencana divestasi terhadap kepemilikan saham perseroan di PT Leo Resources dan PT Lion Nickel. Untuk PT Leo Resources, perseroan telah menandatangani akte jual beli dengan PT Geo Seismik Indonesia untuk melepas seluruh saham. Penjualan saham mencapai 821.861 saham atau 99,99%. Sedangkan untuk divestasi saham PT Lion Nickel dengan kepemilkan 5.445 saham atau 99%. Nilai divestasi kedua perusahaan tersebut mencapai Rp30 miliar. Kedua rencana perseroan untuk divestasi dan penyertaan saham merupakan transaksi material karena melebihi 20% saham. Ekuitas perseroan per 30 September 2018 sebesar Rp63,018 miliar.
Untuk rencana penyertaan saham pada PT Sarana Investment sebesar 28,97 milar atau senilai dengan 45,98%. Untuk itu rencana transaksi inii merupakan transaksi material dan transaksi nonafiliasi sehingga perlu mendapat persetujuan dalam RUPSLB.

Perseroan akan mengadakan RUBSLB pada Senin 21 Januari 2019. PT Geosmik Indonesa berseda membeli PT LR dan PT LN dengan nilai Rp30 miliar dan merupakan angka yang di atas nilai pasar wajar. ITTG adalah emiten yang menjalankan usaha dalam bidang investasi. Kegiatan utama. ITTG adalah melakukan investasi saham pada beberapa anak usaha yang bergerak di bidang pertambangan, yaitu PT Leo Resources (bidang pertambangan dan perdagangan batu bara serta integrated project management) dan PT Lion Nickel (bidang pertambangan nikel). Pemegang saham mayoritas Leo Investment Tbk adalah Goodwill Investment Services Inc., dengan persentase kepemilikan sebesar 75,45%.

Sumber : INILAH.COM