Tentang Kami

 

Profile PT Leo Investment Tbk

PT Leo Investments Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tahun 1999 dengan nama PT Integrasi Teknologi yang bergerak dalam bidang teknologi informasi.

Pada tahun 2001, Perseroan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (“BAPEPAM”) dalam Surat Keputusannya No. S-2717/PM 2001 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana kepada masyarakat melalui pasar modal sebanyak 70.000.000 dengan nilai nominal sebesar Rp25 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp150 per saham.

Pada tanggal 26 November 2001, saham Perseroan telah dicatat pada PT Bursa Efek Indonesia.

Sejak tahun 2007, Nama Perseroan berubah menjadi PT Leo Investments Tbk yang bergerak di bidang investasi dengan mempunyai dua Entitas Anak yaitu PT Leo Resources dan PT Lion Nickel.

Pada tanggal 27 Juni 2012, Perseroan melakukan Right Issue (HMETD). Total saham Perseroan menjadi 1.379.000.000 lembar saham. Selanjutnya, pada tanggal 11 Juli 2012, saham-saham tersebut telah dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia.

Sejak tanggal 1 Mei 2013, PT Bursa Efek Indonesia melakukan penghentian sementara perdagangan saham (suspense) Perseroan terkait dengan masalah going concern Perseroan karena tidak adanya pendapatan usaha Perseroan dalam laporan keuangan interim untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2013.

Saat ini PT Bursa Efek Indonesia masih melakukan suspensi perdagangan saham Perseroan terkait masalah going concern tersebut karena belum adanya aktivitas komersial yang menambah pendapatan usaha maupun keuntungan Perseroan sebagaiman tercermin dalam laporan keuangan audited 31 Desember 2018.

Untuk memulihkan going concern maka pada akhir tahun 2018, Perseroan mengumumkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPS LB”) untuk melakukan divestasi pada kedua Entitas Anak, yaitu PT Leo Resources dan PT Lion Nickel, serta pada waktu bersamaan melakukan investasi pada Entitas Anak baru, yaitu PT Sarana Instrument.

Untuk menjamin going concern, RUPS LB yang diselenggarakan pada tanggal 21 Januari 2019 telah memutuskan untuk menyetujui divestasi saham terhadap kedua Entitas Anak, yaitu PT Leo Resources dan PT Lion Nickel, serta melakukan investasi pada Entitas Anak baru, yaitu PT Sarana Instrument, serta melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris.

Entitas Anak Perusahaan 

PT Sarana Instrument (“SI”) merupakan anak perusahaan PT Leo Investment Tbk, yang berdiri tahun 1986, berkedudukan di Jakarta Selatan, serta memiliki kegiatan usaha yang bergerak di bidang perdagangan peralatan untuk industri minyak dan gas bumi.